Guna meningkatkan kemampuan para guru di gugus 02 Merakurak Anggota KKKS dan para PBS juga Pengawas TK/SD Merakurak baru baru ini telah selesai melaksanakan pendampingan pembelajaran. Rupa rupanya walaupun DBE 2 sudah meninggalkan Gugus 02 ternyata ilmu dan program kegiatannya ternyata jalan terus.
Alasannya karena selama dibina oleh DBE2 Jatim banyak se kali perubahan yang terjadi di gugus 02 ini . yang jelas perubahan kea rah yang lebih baik, lebih maju dan semakin memahami apa tugas guru yang seharusnya. Nah pendampingan pembelajaran inilah yang merupakan kegiatan yang bisa membantu para guru bagaimana mempersiapkan pembelajaran, bagaimana melaksanakan pembelajaran dan mengadakan refleksi setelah pelaksanaan pembelajaran.
Jika dalam merencanakan pembelajaran sudah tersususn baik tentunya pelaksanaan nya juga baik jika pelaksanaannya baik tentunya berdampak hasilnya baik pula.
Dengan demikian tugas guru untuk mengantarkan peserta didik menjadi penerus bangsa benar- benar dilakukan dengan baik sesuai standar prosses .
Pendampingan yang telah dilaksanakan oleh gugus 2 ini , dilakukan dalam waktu 5 hari yaitu tanggal 11 april sampai dengan 15 April 2011. Yang menjadi pendamping adalah KKKS , PBS , Pengawas TK/SD Kec. Merakurak dan mantan MTT DBE2 di gugus 2 Merakurak. Sedang yang didampingi Guru kelas I – V di gugus 2 meliputi SDN Sambonggede 1, Sambonggede 2, Sendanghaji, Mandirejo, Kapu I, Tahulu II dan MI Salafiyah Mandirejo. Selain itu ditambah anggota baru di Gugus 2 yaitu SDN Tuwiri Wetan 2 dan Tuwiri Wetan 03.
Sebagian besar guru di gugus 2 sudah oke dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Dan sebagian lagi perlu pembinaan dan harus meningkatkan diri agar semakin baik dalam mengemban tugas utamanya sebagai seorang guru.
Mungkinkah kegiatan di PSBG Dewantara jalan terus????????……………Pasti dong………….mantan MTT DBE 2 masih eksis kok………..PSBG DEWANTORO bukan hanya cerita belaka, tetapi sebuah kenyataan yang luar biasa. Tampaknya kegiatan gugus II tidak pernah akan pudar, semangat guru- guru gugus II sangat luar biasa












